Pengadaan Truck Sampah Oleh Bupati Gowa Di Tolak Warga Desa Belabori

GOWA — Pemerintah kab. Gowa menganjurkan kepada semua kepala Desa sekabupaten Gowa untuk mengadakan truck sampah dengan harga kurang lebih Rp. 439.000,000,- hal tersebut dipaparkan dalam acara musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrembang) tahun anggaran 2020, di aula dampang belabori, desa Belabori kecamatan parangloe kabupaten Gowa, (21/08/2019).

Sehingga program pengadaan truck sampah tersebut menuai banyak pertanyaan dan kritikan dari warga kabupaten Gowa khususnya di dataran Tinggi.

Salah satunya warga Desa Belabori, Bakhtiar yang ikut serta menghadiri rapat Musrenbang yang bertempat di Aula Dampang Belabori, memprotes keras adanya rencana Bupati Gowa untuk pengadaan truck sampah di Desanya dan hampir seluruh peserta musyawarah tidak menyetujui adanya program tersebut.Rabu,(21/08/2019).

“Saya mewakili seluruh warga Desa Belabori tidak setuju dengan program pengadaan Truck Sampah dengan alasan masih banyak infrastruktur yang harus diproritaskan untuk dikerjakan yang lebih menyentuh kepada warga seperti pekerjaan jembatan menuju persawahan di ce’laya’ yang sampai saat ini masih menjadi keluhan masyarakat, ” tegas Bachtiar.

Bakhtiar juga menambahkan dengan adanya jembatan menuju persawahan Ce’laya maka akan mempermudah akses jalan petani, yang harusnya berjalan kaki sejauh 5 KM , dapat diakses hanya dengan 500 Meter saja.

“kalau pemerintah bangun ini jembatan, justru petani sangat terbantu, yang tadinya memilih jalur lain dengan jarak 5 KM ke sawah petani, jadi tinggal 500 Meter saja sampai mi disawah, ” katanya lagi.

Sehingga Warga berharap terkhusus di Desa Belabori program pengadaan mobil truck sampah dibatalkan saja, dan dialihkan ke pengerjaan jembatan.

“ia kami berharap pak bupati mengambil keputusan yang bijak, bahwa kami masyarakat tidak butuh mobil sampah, kami butuh akses ke sawah kami diperbaiki sehingga rutinitas bertani berjalan lancar, “tutup Bachtiar.

(Ukhie)